Manaqib kiyai kiyai Bugel Kedung Jepara
KISAH KAROMAH KIAI HAJI ABDAN SALAM BUGEL
Dikisahkan dari putri beliau, suatu hari pada bulan ramadhan "abah bèdan" demikian panggilan akrab beliau,bepergian naik vespa dengan istri tercinta(Hj.Aminah mawardi).Ketika mereka tiba di pertigaan jalan besar pecangaan, tidak seperti biasanya beliau bilang sama istrinya "min, awakmu muduno ko montor neng kene wae"."wonten nopo toh bah?"timpal mak min(panggilan akrab hj.aminah mawardi) ."pokoke angger manut, ono perkoro seng wigati"jawab abah.Akhirnya Mak Min mengikuti apa yang diperintahkan suaminya turun dari vespa di pertigaan itu.
Setelah menyuruh Mak Min turun dari Vespanya,Abah langsung bergegas meneruskan perjalanan nya menuju pertigaan Walisongo itu.Siang itu lalu-lalang lalulintas kendaraan jalur Jepara -kudus tidak begitu padat bahkan bisa dikatakan lengang.Namun siapa sangka dari arah selatan sebuah truck melaju dengan kecepatan tinggi menabrak dan menghempaskan Vespa Abah ketika menyebrang.Tak pelak kejadian itu menarik perhatian banyak orang untuk melihat dan menolong korban.
"Mana pengemudi vespanya? bagaimana kondisinya?hidup apa mati?"
Begitulah kira-kira pertanyaan yang ada dalam benak mereka pada waktu kejadian itu.
Vespa itu ringsek tepat di bawah truck yang menabraknya,tapi aneh bin ajaib tanpa didapati pengemudinya.
Ternyata Abah sudah berada di pinggir jalan tanpa kurang suatu apapun bahkan lecetpun tidak,mungkin Abah diangkat dan diterbangkan malaikat atau punya ilmu meringankan tubuh atau apapun itu,menurut saya termasuk salah satu karomah beliau,belum lagi mengenai menyuruh Mak Min turun dari Vespa sebelum terjadi kecelakaan terlepas apakah hal ini bisa dikatakan isyarat/isyaroh atau juga firasat/firosyah.wallohu a'lamu bissowab.Ighfir lahuma warhamhuma.
Nantikan episode karomah karomah kiai bugel selanjutnya insyaallah ta'ala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar